Dilema PlayStation 5: Hanya Memiliki 9 Game Eksklusif Murni di Tahun 2026?

 

​Lebih dari lima tahun sejak peluncurannya pada tahun 2020, PlayStation 5 (PS5) kini menghadapi kritik tajam dari para penggemarnya. Sebuah laporan terbaru memicu perdebatan panas setelah mengungkapkan bahwa jumlah game yang benar-benar eksklusif—artinya hanya bisa dimainkan di PS5 dan tidak tersedia di PC, Xbox, atau bahkan Switch 2—ternyata sangat sedikit.

​Angka yang Mengejutkan: Hanya 9 Judul

​Berdasarkan data hingga Februari 2026, perbandingan yang dilakukan oleh Game Rant menunjukkan bahwa hanya ada 9 judul game yang tetap terkunci sepenuhnya di ekosistem perangkat keras PS5. Angka ini dianggap sangat rendah untuk konsol yang sudah berumur lebih dari setengah dekade.

​Sebagai perbandingan:

  • Nintendo Switch 2: Meskipun baru dirilis pada Juni 2025, konsol ini dilaporkan sudah memiliki 11 judul yang tidak di-porting ke platform pesaing.
  • Xbox Series X|S: Mengalami nasib yang lebih buruk dalam hal eksklusivitas karena strategi Microsoft yang memprioritaskan rilis day-one di PC dan kini mulai membawa judul-judul utama mereka ke PS5 (seperti rumor rilis Starfield di PS5 pada April 2026).

​Strategi Lintas Platform: Pedang Bermata Dua

​Rendahnya angka eksklusivitas ini merupakan hasil langsung dari strategi "Cross-Platform" Sony yang semakin agresif. Selama beberapa tahun terakhir, Sony telah membawa judul-judul besar seperti Helldivers 2, God of War, dan Horizon ke pasar PC melalui Steam.

Dampak dari strategi ini:

  1. Keuntungan Finansial: Menjangkau audiens yang lebih luas di luar pemilik konsol.
  2. Kehilangan Identitas: Para pendukung setia mulai mengeluh bahwa tidak ada alasan kuat untuk membeli perangkat keras PlayStation jika game-game terbaiknya bisa dimainkan di PC dengan performa yang seringkali lebih baik.

​Perubahan Arah: Akankah Sony Kembali Menutup Diri?

​Menariknya, laporan dari Bloomberg (melalui jurnalis Jason Schreier) menunjukkan bahwa Sony mungkin sedang mempertimbangkan untuk mengerem perilisan game di PC.

​Rumor menyebutkan bahwa judul-judul naratif tunggal (single-player) yang sangat dinantikan seperti Ghost of Yōtei dan Marvel's Wolverine mungkin tidak akan mendarat di Steam dalam waktu dekat, atau bahkan tetap menjadi eksklusif permanen di PS5 untuk meningkatkan daya tarik konsol tersebut.

​Debat ini menjadi semakin relevan dengan peluncuran PS5 Pro yang baru-baru ini mengalami lonjakan penjualan berkat teknologi upscaling PSSR dan antisipasi Resident Evil Requiem. Jika Sony tidak mampu menjaga daftar game eksklusif yang kuat, maka kekuatan teknis PS5 Pro mungkin hanya akan dipandang sebagai "alternatif PC kelas menengah" daripada sebuah platform gaming yang unik dan tak tergantikan.